Digembleng Pakar Marketing, Pelajar SMK Wonogiri Diajak Jangan Takut Ditolak

By Admin


Pengembangan Mental Wirausaha Di SMK Negeri 1 Wonogiri

nusakini.com, Penguasaan teori promosi dan media sosial tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya keberanian menghadapi penolakan di lapangan. Pemahaman ini menjadi sorotan utama dalam kegiatan berbagi pengalaman bagi siswa-siswi vokasi di Kabupaten Wonogiri.

Acara bertema pengembangan mental wirausaha tersebut diselenggarakan di SMK Negeri 1 Wonogiri pada Senin, 12 Oktober 2026. Praktisi pemasaran Ahmad Madani hadir langsung untuk memberikan wawasan kepada para pelajar kelas X dan XI.

Madani menekankan bahwa fondasi utama seorang tenaga pemasar adalah keberanian menawarkan solusi kepada calon konsumen. Keahlian berbicara yang memukau maupun literasi teknologi tingkat tinggi tidak akan berguna jika seseorang takut melangkah.

"Anak marketing tidak boleh hanya pandai membuat konten atau memahami teori pemasaran. Ia juga harus berani bicara, berani menawarkan, siap mendapatkan jawaban tidak, lalu mampu mengevaluasi dan mencoba kembali," ungkap Madani di hadapan para siswa.

Ia memaparkan bahwa respons negatif atau penolakan dari konsumen merupakan data berharga bagi sebuah bisnis. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi ketepatan produk, harga, maupun strategi komunikasi yang sedang dijalankan.

Kepala SMK Negeri 1 Wonogiri, Heppi Budi Kurniawan, turut membenarkan pentingnya penanaman mental bagi calon tenaga kerja. Sekolah dipandang harus melampaui batas pengajaran teknis dengan ikut memupuk daya juang para anak didiknya.

Sementara itu, guru keahlian pemasaran Riris Khuzaemah menyebut ketangguhan mental merupakan syarat mutlak dalam industri niaga. Siswa didorong untuk tidak ragu mempraktikkan ilmu mereka melalui berbagai proyek nyata sebelum lulus sekolah. (*)